LIRIK LAGU SAYAP PELINDUNGMU THE OVERTUNES

LIRIK JUDUL LAGU ALBUM MINI SAYAP PELINDUNGMU THE OVERTUNES mungkin telah dikeathui bersama bahwa di akhir Tahun ini The Overtunes yang di vokali oleh Mikha Angelo telah mengeluarkan Mini Album yang salah satu Lagunya berjul Sayap Pelindungmu yang sesuai dengan Judul Albumnya dan berikut Lirik Lagunya ::

Saat kau jatuh
Lukai hati
Di manapun itu
I’ll find you

Saat kau lemah
Dan tak berdaya
Lihat diriku
Untukmu

Kapanpun mimpi terasa jauh
O ingatlah sesuatu
Ku akan selalu

Jadi sayap pelindungmu

Saat duniamu mulai pudar
Dan kau merasa hilang
Ku akan selalu
Jadi sayap pelindungmu

Saat kau takut
Dan tersesat
Di manapun itu
I’ll find you

Air matamu
Takkan terjatuh
Lihat diriku
Untukmu

Kapanpun mimpi terasa jauh
O ingatlah sesuatu
Ku akan selalu

Walau kau tak sanggup
Ku takkan menyerah
Ku ada untukmu
Kapanpun mimpi terasa jauh
O ingatlah sesuatu
Ku akan selalu

Setelah membaca Lirik lagu diatas silahkan sobat dan rekan-rekan baca juga artikel yang berjudul Profil Biodata Lengkap Grup Band The Overtunes
[Baca Selengkapnya..]

THE OVERTUNES LIRIS LAGU MINI ALBUM

THE OVERTUNES LIRIS JUDUL LAGU MINI ALBUM SAYAP PELINDUNGMU Grup Band yang digawangi oleh Jebolan X Faktor Indonesia yaitu Mikha Angelo adalah band yang terdiri atas tiga bersaudara. Mada Emmanuelle Umur 19, Reuben Nathaniel Umur 17, dan Mikha Angelo Umur 16. Grup Band dibentuk pada Tahun 2010. Setelah Mikha Angelo mengikuti ajang pencarian bakat bernyanyi X Factor Indonesia, Grup Band The Overtunes semakin lancar.

FOTO GANTENG IMUT GRUP BAND THE OVERTUNES
Untuk akhir tahun ini Grup The Overtunes telah merilis minialbum Sayap Pelindungmu. Ketika Mikha menjadi peserta X Factor Indonesia, publik suka akan sosok pemuda yang bernama Mikha Angelo ketika itu masih berusia 15 tahun, good looking, pintar, dan memiliki kemampuan musikalitas yang tinggi.

Akan Tetapi bukan hanya Mikha yang memiliki kelebihan itu. Dia punya dua kakak yang juga memiliki itu semua. Mereka bertiga sama-sama piawai bermusik. Kata ketiganya, bermusik sudah menjadi bagian dari hidup. Kalau di rumah, sekeluarga sering jamming bareng. Padahal, dulu waktu masih kecil, mereka bertiga tidak paham kenapa harus belajar musik.

Mikha dan Mada hingga akhirnya mereka membentuk band The Overtunes tiga tahun lalu. Main musik dari panggung ke panggung. Masih jadi band indie biasa. Meski, sebetulnya mulai banyak penggemar karena ketiganya adalah cowok. Akhirnya, mereka memilih untuk menjadi musisi yang benar. Main musik tidak untuk mencari uang. Tapi, mengembangkan bakat yang diberikan Tuhan. Satu lagi, mereka tidak akan pernah bubar. Meski sekarang orang menyebut mereka sebagai band, itu hanya sebutan. Aslinya, mereka adalah keluarga. Kakak beradik. Ke depan, tidak tertutup kemungkinan ketiganya melakukan hal lain. Misalnya, yang diceritakan Mikha, masing-masing memiliki passion sendiri.

Mungkin hanya ini saja yang disampaikan oleh Berita Angelo Semoga dapat diterima oleh sobat dan rekan-rekan sekalian.
[Baca Selengkapnya..]

DAFTAR LAGU ALBUM FOYA FATIN SHIDQIA LUBIS

DAFTAR LIST LENGKAP 12 LAGU ALBUM FOYA FATIN SHIDQIA LUBIS , Salah satu penyanyi debutan program pencarian berbakat melalui televisi X-Factor Indonesia Fatin Shidqia Lubis telah meluncurkan album perdananya. Dan Album barunya ini dilabeli judul Fatin For You.

Kata “for you” dipilih oleh Fatin untuk menjadi judul album karena menjadi ciri khas Fatin. Saat audisi untuk ajang X-Factor Indonesia, Fatin Shidqia Lubis menyanyikan lagu Grenade milik Bruno Mars. Dalam lagu itu, terdapat kata “for you” yang dilafalkan “foya” dan juga menjadi yel penggemar Fatin Shidqia Lubis.

Fatin Shidqia Lubis mengerjakan album Perdananya yang Bertajuk Fatin For You itu sejak Juni 2013 lalu. Untuk album itu, ia dituntut pandai membagi waktu sekolah dan rekaman. Album Perdananya ini berisi 12 lagu yang menceritakan kesenangan hingga kesedihan anak muda seusianya. Ia menjagokan Dia Dia Dia sebagai single andalannya.

Fatin tidak menyanyi sendiri dalam album barunya ini. Dalam album pop ini, ia juga berduet dengan Mikha Angelo, sesama finalis X-Factor Indonesia, dalam lagu Kaulah Kamuku. Ia juga berkolaborasi dengan New Kingz di lagu Jangan Kau Bohong. Dengan kerja keras menggarap album pertamanya membuat ia puas dengan hasilnya ini.

Berikut adalah Daftar Judul Lagu yang ada di Album For You Fatin Shidqia Lubis ::

1. Aku Memilih Setia (XFI)

2. Dalam Luka Ku Masih Setia

3. Jangan Kau Bohong

4. Saat Ku Gelap Saat Ku Remang

5. Dia Dia Dia

6. Kaulah Kamuku (feat. Mikha)

7. Hold Me

8. Goodbye

9. Semua Tentangmu

10. Mengenangmu Mengingatmu

11. Sadar Dibatas Sabar

12. Cahaya Di Langit Itu (Soudtrack 99CDLE)

Itulah berita baru dari kami semoga bisa bermanfaat buat rekan dan sobat semua.
[Baca Selengkapnya..]

Profil Biodata Mikha Angelo Brahmantyo Vokalis The Overtunes

Profil Biodata Paling Lengkap Mikha Angelo Brahmantyo Vokalis The Overtunes buat sobat semua untuk kali kami akan berbagi informasi mengenai Profil Biodata Lengkap Vokalis The Overtunes yang tiada lain dan tiada bukan Mikha Angelo Brahmantyo, Berikut profil biodata lengkapnya ::

Nama Lengkap : Mikha Angelo Brahmantyo

Nama Lengkap : Mikha

Tgl. Lahir : 08 November 1997

Tinggi Badan: 175 cm

Makanan Favorit: Pia Legong Coklat, Ayam Pop, Nasi Goreng Keju Hypermart Pejaten Village

Warna Favorit : Brown black

Fans of Newcastle United

Twitter : @Angelo_Mikha

Fb:  Mikha Angelo

Hobi: Baca buku, main gitar, nyanyi.

Mikha's favorite movies: Blindside, Miracle Worker, Flipped, Hugo

Posisi di The Overtunes >> Vocalis

Itulah ulasan dari Berita Angelo untuk hari ini semoga bisa bermanfaat buat sobat-sobat semua dan silahkan baca juga berita menarik lainnya yang berjudul Kata Mutiara Bijak Mata Najwa Tentang Korupsi
[Baca Selengkapnya..]

KATA MUTIARA BIJAK MATA NAJWA METRO TV

KUMPULAN KATA MUTIARA BIJAK TERBARU MATA NAJWA METRO TV CATATAN NAJWA mungkin sebelum melanjutkan berita menarik ini baca juga berita sebelumnya yang berjudul Pembagian Grup Piala Dunia 2014 Brazil pada kesempatan berikut ini akan mengulas Kata Mutiara Bijak Mata Najwa Tentang Korupsi di acara Catatan Najwa Di Metro TV silahkan baca baik-baik dibawah ini ::



Sebuah tanda republik celaka, tercermin pada laku penguasa.

Senang memilih jalan mudah, gentar mengubah kebiasaan lama.

Pemimpin yang berubah menjadi pejabat, seketika malas untuk berbuat.

Nyaman dalam aturan baku, meski sebenarnya membelenggu.

Kekuasaan bukan untuk digenggam, melainkan untuk digunakan.

Kekuasaan yang tak dipertaruhkan, pertanda tak ada tujuan.

Pemimpin itu mendobrak keadaan, bukan mengokohkan kemapanan.


Di negeri yang penuh muslihat, korupsi seolah jadi perkara lumrah.

Perburuan menjadi paling kaya, menjadi hobi para abdi negara.

Korupsi merajalela tanpa henti, dicontohkan pejabat silih-berganti.

Atas nama partai bahkan agama, korupsi selalu menemukan justifikasi.

Mari berani melawan, menolak korupsi menjadi kewajaran.

Menjaga negeri diambang ambruk, mengawal penegakan hukum yang hampir bangkrut.

Menjadi lapisan generasi baru, yang punya rasa malu dan tabu jadi benalu.


Tokoh perubahan datang alamiah, tanpa kosmetik dan permainan citra.

Tercipta bukan polesan sesaat, namun kiprah dan pengakuan orang banyak.

Mereka tidak besar dari atap menara, tetapi mengakar dari bawah.

Karakter mereka hasil tempaan, bukan jatuh dari langit kekuasaan.

Karya mereka dibangun dalam sunyi, dengan ikhlas karena cinta pada negeri.

Mereka muncul melawan arus, mendobrak kemapanan yang terlanjur serius.

Mereka datang membuat perbedaan, bukan pelan-pelan menumpuk jabatan.



Wajib bagi pemimpin muda politik, bekerja dengan kesadaran publik.

Pemimpin muda harus punya cara, mengikis buruknya kebiasaan lama.

Mengubah watak kekuasaan, dari mental raja menjadi sejenis pelayan.

Pejabat yang ingin menyenangkan semua, tak akan bisa mengubah apa-apa.

Kaum mapan adalah musuh utama, bagi pemimpin untuk mengubah kota.

Galak demi membela rakyat lemah, marah karena menyelesaikan masalah.

Menampilkan contoh nyata, melawan kepentingan privat yang menggila.

Rakyat tidak bodoh dan tuli, mereka tahu siapa pemimpin yang peduli.


Tokoh perubahan datang alamiah, tanpa kosmetik dan permainan citra.

Tercipta bukan polesan sesaat, namun kiprah dan pengakuan orang banyak.

Mereka tidak besar dari atap menara, tetapi mengakar dari bawah.

Karakter mereka hasil tempaan, bukan jatuh dari langit kekuasaan.

Karya mereka dibangun dalam sunyi, dengan ikhlas karena cinta pada negeri.

Mereka muncul melawan arus, mendobrak kemapanan yang terlanjur serius.

Mereka datang membuat perbedaan, bukan pelan-pelan menumpuk jabatan.


Kumpulan Kata Kata Mutiara Bijak Paling Baru Mata Najwa Metro TV Tentang Korupsi


Di Indonesia sudah menjadi biasa, melihat warga terlunta-lunta.

Layanan publik dibisniskan, urusan warga jadi dagangan.

Orang miskin jadi korban, lantaran dianggap hanya diam.

Pelayanan jadi sapi perah, kewajiban terlacur menjadi hadiah.

Kesadaran publik lama absen, saat warga dimaknai sebagai konsumen.

Birokrasi menjadi pemangsa, seiring lenyapnya daulat warga.

Pejabat publik tutup mata, uang haram tak lagi berdosa.

Sekeras itu hukum dibuat, sepandai itu pula praktek muslihat.

Hukum yang ditegakkan dengan retorika, hanya jadi bahan tertawa belaka.


Demokrasi tanpa para demokrat, membuat kuasa miskin legitimasi rakyat.

Pemilukada jadi urusan pecah-belah, ketika politik hanya soal menang-kalah.

Yang menang berlaku curang, yang kalah tak mau menerima kenyataan.

Kekerasan terpilih sebagai cara, hukum dilecehkan amuk massa.

Elit berlaku bak raja, warga berposisi bagai hamba kawula.

Hak politik diubah seperti hadiah, kewajiban dibuat sebentuk kebaikan.

Pemilih disiapkan menjadi tameng massa, membela elit yang bersengketa.

Ketika konflik berdarah kerap berulang, itu berarti kita hidup di negara yang bebal.


Kisah politik & kuasa, tak pernah lepas dari dukun dan dupa.

Semakin instan hidup bergerak, semakin marak dukun bertindak.

Fenomena klenik menguat, seturut egoisme politik yang mencuat.

Dunia santet dirambah, untuk sejengkal kuasa yang durhaka. 

Jabatan menjadi berhala, ketika penguasa lebih sayang dukunnya.

Kekuasaan menjadi permainan, saat takhayul dilembagakan.

Obsesi jabatan yang kekal, mendekatkan penguasa ke paranormal.

Nasib rakyat sering terlupa, sebab kepada dukun mereka percaya.


Politik tak pernah abadi, Politisi bisa berkali-kali mati dan hidup lagi.

Sekarang ini jaman melodramatik, Politik intrik seolah begitu menarik.

Layaknya sinetron penuh tangis, tokoh politik berebut peran menjadi sang protagonist.

Yang piawai membangun opini, akan merebut simpati dan memenangkan persepsi.          

Para elit menghaluskan caci-maki, tentang sengkuni dan perasaan terzalimi.

Membungkus serangan bersayap, Menyingkirkan lawan lewat kekuasaan.

Bisakah para elit penguasa, mengolah konflik politik secara dewasa.

Begitu banyak energi publik habis, oleh suguhan politik yang picis.

Hidup rakyat sudah terlalu susah, yang diatas malah mengumbar masalah.


Wajah penjara cermin hukum negara, sungguh-sungguh atau pura-pura.

Penjara semestinya nestapa dunia, bukan sebisanya menjadi surga.

Koruptor harusnya menyesal & sadar, bukan malah kembali melanggar.

Hukum yang memuat harga, mengubah lapas jadi persinggahan mewah.

Koruptor menjadi napi, menyulap fasilitas bui hanya soal transaksi.

Ikhtiar serius untuk membenahi, tentu perlu diapresiasi.

Tidak mungkin satu Wakil Menteri, bekerja seorang diri.

Sistem yang mudah terbeli, tak akan berubah hanya dengan rajin inspeksi.

Buat apa memberantas korupsi, jika bui sejati hanya untuk kelas teri.


Kekerasan semakin berjaya, di hadapan negara yang tak berdaya.

Politik identitas mengeras, perbedaan ditingkahi dengan fatwa sesat.

Ketegangan agama & negara, membutuhkan pemimpin berwibawa.

Negarawan yang taat konstitusi, bukan menyerah pada selera politisi.

Bijak mengelola perbedaan, dalam kerukunan dan bukan permusuhan.

Indonesia menjadi mengerikan, saat kaum intoleran terus dibiarkan.

Seorang penjaga toleransi, mendahulukan rekonsiliasi dari relokasi.

Toleransi tidak tegak karena penghargaan, melainkan tegasnya tindakan.


Soekarno sosok gegap-gempita, presiden yang tak lekang oleh masa.

Dia adalah jendela Indonesia, menyatu dengan nasib bangsa-bangsa terjajah.

Dalam usia begitu muda, bersama Hatta mengobarkan kehendak merdeka.

Diplomasinya begitu berkelas, dia & Indonesia seperti satu tarikan nafas.

Sang ideolog dalam wujud nyata, pemikir dalam sikap otentik yang terjaga.

Terlahir dengan selera mendunia, pengagum wanita tanpa pura-pura.

Dalam politik yang terlahir durhaka, Bung Karno mati sebagai tahanan kota.

Begitu mudah dicintai rakyatnya, dalam kebenaran & kontroversi hidupnya.


 Di negeri yang penuh muslihat, korupsi seolah jadi perkara lumrah.

Perburuan menjadi paling kaya, menjadi hobi para abdi negara.

Korupsi merajalela tanpa henti, dicontohkan pejabat silih-berganti.

Atas nama partai bahkan agama, korupsi selalu menemukan justifikasi.

Mari berani melawan, menolak korupsi menjadi kewajaran.

Menjaga negeri diambang ambruk, mengawal penegakan hukum yang hampir bangkrut.

Menjadi lapisan generasi baru, yang punya rasa malu dan tabu jadi benalu.


Jakarta kota limpahan ilusi, mimpi-mimpi warga yang tak bisa terbeli.

Penguasa dipilih silih-berganti, namun sistem hidup Jakarta kian menambah frustasi.

Kota yang dibentuk logika pasar, mendahulukan siapa yang mampu bayar.

Pembangunan berselera privat, memamerkan jarak sosial yang menyengat.

Semakin menor Jakarta terlihat, logika publiknya sungguh jauh tersesat.

Gubernur boleh berkuasa, tapi pemangku Jakarta sejatinya adalah warga ibukota.

Tak akan ada perubahan, jika kita bertikah bak tuan/ yang tak mau turun tangan.

Selamat ulang tahun Jakarta, kau tampak tua dan benar-benar lelah.

Hanya ini saja berita paling terbaru yang dapat disampaikan mengenai hal Kumpulan Kata-Kata Mutiara Bijak Paling Terbaru Catatan Mata Najwa Metro TV Tentang Korupsi
[Baca Selengkapnya..]