Informasi Berita Terkini

PIHAK FIFA MENJULUKI ANDIK FIRMANSYAH SEBAGAI MESSI INDONESIA

PERNYATAAN PIHAK FIFA MENJULUKI ANDIK FIRMANSYAH SEBAGAI LIONEL MESSI INDONESIA Pihak FIFA memberikan sebuah pujian bagi pemain muda yang berasal dari Indonesia yaitu Andik Vermansayah dan pihak FIFA menjuluki Andik dengan julukan Indonesian Messi . Pernyataan tersebut telah di publish di web resmi FIFA pada Kamis tanggal 31 Oktober Tahun 2013. Indonesia adalah negara yang menduduki posisi Peringkat Rangking Indonesia Sepak Bola FIFA Terbaru Per Nopember/Desember Tahun 2013/2014 telah menduduki ranking FIFA ke 162 akan tetapi ada beberapa pemain yang mendapat perhatian Asia bahkan dunia, seperti Bambang Pamungkas. Selain itu ada sosok yang telah menjalani trial di klub Jepang yang berlaga di J-League, Ventforet Kofu, Andik Vermansah.

Andik Firmansyah yang merupakan Pemain Timnas Indonesia U23 ini dikaitkan dengan bintang Barcelona dan tim nasional Argentina yaitu Lionel Messi karena kemampuannya. Beberapa media menyebutnya dengan Messi dari Indonesia. Julukan itu tidak membuat Andik sombong tetapi justru bingung. Andik sendiri tidak tahu bagaimana bisa sebutan itu ada. Sejujurnya hal itu menjadi tekanan besar untuk saya. Saya bukan Messi karena ia adalah pemain besar,ujar pemain Persebaya itu seperti yang dikutip dari laman web resmi FIFA

FIFA MENJULUKI ANDIK FIRMANSYAH SEBAGAI LIONEL MESSI INDONESIA
Pihak FIFA menyebutkan ada beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Andik Firmansyah. Keunggulan itu adalah kecepatan, akselerasi, dan dribbling. Selain itu, menurut Andik, salah satu faktor yang membuat kepercayaan dirinya meningkat adalah pertemuan dengan David Beckham, saat mengunjungi Indonesia pada 2011 bersama Los Angeles Galaxy.Usai pertandingan antara Indonesia All-Stars melawan LA Galaxy, Beckham bertukar jersey dengan Andik. Cukup sekian informasi paling baru dari kiami seputar Alasan FIFA menjuliki Andik Firmansyah sebagai Messi Indonesia.

PIHAK FIFA MENJULUKI ANDIK FIRMANSYAH SEBAGAI MESSI INDONESIA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Wahyu N Arifin