Informasi Berita Terkini

BEBERAPA FAKTOR PENILAIAN LULUS TIDAKNYA CPNS TENAGA HONORER K2

BEBERAPA FAKTOR PENILAIAN LULUS TIDAKNYA CPNS TENAGA HONORER K2 MENURUT MENPAN - Pengumuan hasil seleksi CPNS Tenaga Honorer K2 telah diumumkan di beberapa  Media dan dikutip dari Liputan6.com bahwa pihak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau PAN-RB yaitu Azwar Abubakar menegaskan, bahwa penentuan penilaian lulus tidaknya hasil tes CPNS kategori tenaga honorer K2 itu berdasarkan dari beberapa hal. Yaitu, Passing Grade atau nilai ambang batas serta masa pengabdian honorer tersebut.

Penilaian Passing Grade Honorer K2 ditetapkan Kementerian PAN-RB atas pertimbangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan/Mendikbud dengan memperhatikan beberapa pendapat Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Akan tetapi kelulusan tetap mempertimbangkan masa pengabdian tenaga honorer yang bersangkutan. Azwar menegaskan, dalam penetapan kelulusan memiliki beberapa pertimbangan, atau kebijakan afirmasi oleh Kementerian PAN-RB, seperti masa kerja dan usia.

Akan tetapi penentuan kelulusan juga melihat kebutuhan pegawai dalam formasi jabatan yang akan diisi. Bidang tugas dan wilayah penugasan dari tenaga honorer itu sendiri juga menjadi pertimbangan. “Meskipun mendapat perlakuan khusus, tapi kualitas tidak boleh dikesampingkan,” tegas Azwar.

Masih Menurut Menteri PAN-RB, pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS sangat diprioritaskan untuk tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh, serta tenaga teknis/administrasi tertentu. Dan selain itu, pengangkatan ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi dan kemampuan keuangan negara sampai dengan tahun anggaran 2014.

Diungkapkan juga oleh Azwar bahwa jumlah tenaga honorer K-II yang mengikuti tes CPNS tercatat sebanyak 605.170 orang. Dari jumlah itu, 254.774 atau 42% diantaranya merupakan tenaga pendidik. Adapun tenaga kesehatan sebanyak 17.124 orang, tenaga penyuluh ada 5.585 orang, dan 327.696 orang, atau 54% merupakan tenaga teknis/administrasi. Dan dia juga menyebutkan, dari berbagai masukan dan aspirasi daerah, yang paling banyak dibutuhkan daerah adalah tenaga kependidikan. “Karena itu kami mengalokasikan antara 40%-50% yang akan diterima menjadi CPNS,” tambah Azwar.

Dari Pihak Menteri PAN-RB telah menegaskan bahwa pengangkatan tenaga honorer K2 ini sejalan dengan ketentuan-ketentuan dari Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer.

Itu saja Informasi paling Baru yang dapat kami informasikan semoga bisa bermanfaat buat para pembaca sekalian

BEBERAPA FAKTOR PENILAIAN LULUS TIDAKNYA CPNS TENAGA HONORER K2 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Wahyu N Arifin